Selasa, 27 Juli 2010

Kebahagiaan itu sederhana kok..

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Selasa, Juli 27, 2010 61 komentar

"Perasaan hidupmu tuh bahagia terus sih..?? bagi-bagi dikit ke aku napa..??? aku kok ngerasa kebahagiaan susah banget bersahabat sama aku deh.."

Seorang teman tiba-tiba mengirim sms yang isinya seperti itu diakhir acara curhatnya sama aku....

Sms yang aku anggap sedikit aneh plus mengherankan. Bahagia terus..?? Nggak mungkin banget lah. Mana ada sih orang yang nggak pernah sedih dalam hidupnya. Aku juga sering ngalamin hal-hal yang bisa dibilang menyedihkan, atau bahkan sangat menyedihkan. Tapi aku nggak pernah mau berlarut-larut dalam kesedihan itu...

Aku jadi inget, dulu aku pernah mengeluh hampir sama seperti temanku itu kepada someone. Dia justru menjawab dengan sebuah pertanyaan yang sukses membuatku speechless "Sebenernya kebahagiaan apa lagi yang mau kamu cari, kalau sebenernya kamu itu udah bahagia..??" Dan jawaban itu juga yang aku pakai buat mereplay sms temanku kemarin....

Sabtu, 24 Juli 2010

Hopefully

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Sabtu, Juli 24, 2010 52 komentar


God....please give me a miracle tomorrow...

Jumat, 23 Juli 2010

Anak-anak itu butuh kepedulian kita...

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Jumat, Juli 23, 2010 40 komentar

Pernah suatu ketika, saat aku menjemput keponakan aku pulang sekolah, aku melihat langsung seorang anak yang lari terengah-engah mendekati salah satu tukang mainan yang ada didepan sekolahan, kemudian memberikan uang seribu rupiah kepada tukang mainan itu. Dia bilang kalau uang kembaliannya tadi kelebihan seribu. Yak ampunn tuh anak polos banget. Kalau saja semua orang bisa belaku seperti itu.....

Tidak heran memang kalau hampir semua orang sangat kagum dengan dunia anak-anak. Dunia anak-anak adalah dunia keajaiban, kekuatan dalam kelemahan, dan kejujuran. Bahkan disatu sisi dunia anak-anak mengajarkan pada kita yang mengaku dewasa ini tentang makna integritas, komitmen pada moral dan intelektual. Tidak ada logika politik atau kekuasaan yang menjadi makanan sehari-hari orang dewasa.

Menanamkan integritas, komitmen moral dan intelektual pada anak-anak itu sangat penting. Bukankah anak merupakan asset masa depan bagi sebuah keluarga maupun sebuah bangsa. Merekalah yang nantinya menjadi pengusung impian semua orang, perubahan kearah yang lebih baik. Bangsa ini butuh sokongan generasi yang punya integritas dan komitmen moral intelektual untuk meningkatkan derajat kebangsaan negeri ini di masa datang.

Sayangnya, sebagian besar dari orang tua maupun kita lupa tentang tugas menanamkan integritas, komitmen moral dan intelektual pada anak-anak. Aku yakin semua kita paham tentang hal itu tapi kurang peduli untuk menambahkan misi tersebut pada daftar kewajiban hidup kita. Padahal kalau kita ingin melakukan hal itu, kita tidak harus aktif sebagai aktivis-aktivis LSM yang peduli pada masalah anak. Karena kita bisa menemukan anak-anak itu dimana saja.

Sabtu, 17 Juli 2010

Ternyata sulit juga...

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Sabtu, Juli 17, 2010 54 komentar
 
Yang harus kulakukan sekarang ini hanya berdoa dan mengusahakan apa yang masih bisa diusahakan. Kalaupun aku harus kecewa lagi.. yaa..anggap saja Tuhan sedang mengajarkan aku tentang sebuah keikhlasan.....

Begitu sulit memang saat harus menerima apa yang telah ditentukanNya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Setiap kali aku berada di posisi kalah, aku sering bertanya kenapa begini, kok bisa begitu atau pertanyaan lain yang menyatakan suatu rasa tidak terima. Cukup egois sih, namun 'cukup' itu dimaksudkan karena aku manusia, menurutku wajar jika manusia mempunyai rasa egois. Karena setahu aku, tidak ada satu orang pun yg ingin kalah bukan..?? yang tidak wajar itu apabila rasa egois itu mengalahkan hati nurani dan logika berpikir kita....

Rasa kecewa itu pasti ada. Tapi mau g mau..terima g terima..ikhlas g ikhlas... kalau kenyataan yang ada seperti itu..mau gimana lagi.. Percuma saja kan mengeluh.. toh mengeluh juga tak akan mengubah keadaan *haiyahh.. lha..ini kalo bukan ngeluh apa namanya* hehee.. :D

Kamis, 08 Juli 2010

Seperti inilahh...

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Kamis, Juli 08, 2010 67 komentar

Aku sadar begitu egois dan bodohnya hati dan pikiran aku. Selalu melakukan perbuatan yang sia-sia.. Tetap aja bertahan meskipun menyadari keadaan yang ada hanya akan membuatku kecewa.. Tapi mau gimana lagi logika dan perasaan ini yang menuntunku untuk selalu seperti ini kepadamu. Aku sendiri tak tau apa yang terjadi sama logika aku. Sedang rusak kah ?? Yupzzz...mungkin saja begitu..

Kamu nggak akan pernah menyadari semua ini karena di depanmu aku slalu menyembunyikan perasaanku, berusaha tertawa, berusaha memperlihatkan kalau semua baik-baik saja. Itu bohong..!! Jelas-jelas bohong.  Maaf...kalau aku bohong, tapi itu yang terbaik *menurut aku* yang harusnya aku lakukan.. Meski dengan begitu aku sukses menjadi orang yang munafik. (sedikit munafik gpp kan..?? *ngelez* hehehe)

Aku tak tau berapa lama aku akan bertahan pada perasaan ini. Berapa lama aku akan tetap menunggu. Berapa lama aku akan menulis semua ini untukmu tanpa kamu ketahui. Karena ini tentang hati...bukan obsesi..

Senin, 05 Juli 2010

Tanya Kenapa....

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Senin, Juli 05, 2010 61 komentar

Kenapa aku masih saja seperti ini...

Kenapa aku masih tetap memikirkanmu walaupun aku tau kamu tak pernah berpikir tentang aku...

Kenapa aku tetap mengaggumimu walaupun aku tau kamu tidak seperti itu...

Kenapa aku tetap menunggu walaupun aku tau bukan aku yang kamu tunggu...

Kenapa aku tetap bertahan walaupun aku merasakan sakit terus menerus...

Kenapa sampai sekarang kamu masih mampu membuat perasaan dan pikiranku kacau...

Kenapa aku masih saja menangis karena kamu...

Kenapa aku masih saja menulis ini buat kamu walaupun aku tau ini hanya akan sia-sia...

Sabtu, 03 Juli 2010

Sekedar Cerita Sajaa....

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Sabtu, Juli 03, 2010 37 komentar

Hpiuhhh...akhirnyaa weekend juga. Minggu ini hari-hari terasa seperti 'musuh' buatku dan justru penyakitlah yang dengan senang hati berteman denganku...


Seninn..bukan karena terserang virus hate monday. Serius awalnya aku berpikir akan menjadi awal minggu yang menyenangkan, ternyata tidak. Pagi hari udah harus kecewa karena dibohongi oleh seseorang. Ok....awal hari yang buruk, lumayan berhasil bikin bad mood. Sore harinyaa...aku dibaru sadar kalau ada satu orang lagi yang bohong sama aku. Ampunn dahh..bisa-bisanya sehari dibohongin sama dua orang.Yang kebangetan yang bohong apa yang dibohongin coba kalo gituu...?? Yahh..untungnya masih ada satu orang yang nepatin janji beliin aku pulsa... *mata gretongan*


Selasa.. gara-gara lupa lepas soft lens pas tidur malem pagi harinya nya mataku jadi iritasi. Tau sendirilah gimana rasanya sakit mata. Seharian terpaksa berteman dengan obat tetes mata. dan tissue Yang paling bikin males, setiap orang yang bertemu aku pasti tanya.. Ehh..mata kamu kenapa..?? *dalem hati..beuhh..dah jelas-jelas mataku merah berarti lagi sakit mata lahh* sakit mata nih .. udah gitu mereka pasti buru-buru pergi.. Takut ketularan kali yaa...

Kamis, 01 Juli 2010

Saatnya Merevolusi Kembali Budaya yang Terevolusi...

Diposting oleh Arum Suryaningtyas di Kamis, Juli 01, 2010 53 komentar

Budaya bangsa Indonesia dikenal sebagai budaya Timur yang santun dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika kesopanan. Masyarakat Timur dikenal sebagai masyarakat yang pemalu yang memiliki unggah-ungguh dan tata krama. Namun, budaya itu kini telah terkikis dan tersingkirkan sebagai dampak negatif dari arus globalisasi dan kemajuan iptek. Satu sisi, globalisasi dan kemajuan iptek membawa pengaruh baik bagi kehidupan kita sehari-hari, namun disisi lain banyak pengaruh buruk.

Derasnya gelombang informasi sukses menutup logika masyarakat terutama para generasi muda. Mereka seperti mempunyai budaya dan agama baru sebagai pedoman, Tren. Iyaa..selama itu tren tak peduli baik atau buruk tak jadi masalah buat mereka. Moralitas mulai dihargai murah, ditukar dengan materi dan ketenaran, hingga tak ada lagi harga diri. Religius juga sering ditukar dengan kesenangan dunia. Dan budaya malu lambat laun berevolusi menjadi malu-maluin.

Fenomena yang dulu dianggap atau dinilai tabu, sekarang justru dilakukan secara kasat mata bahkan dilakukan dengan bangganya. Lihat saja apa yang menjadi tontonan masyarakat Indonesia sekarang ini. Generasi muda yang lebih senang mengikuti kehidupan budaya barat yang sudah jelas sangat bertentangan dengan budaya timur yang sangat menjunjung etika dan nilai-nilai luhur bangsa. Begitu banyak potret negatif yang terjadi akhir-akhir ini terjadi, seperti kasus porno aksi dan pornografi, narkoba, kekerasan dengan mengatas namakan agama, kasus korupsi yang banyak dilakukan oleh pejabat negara dan juga pelaku dunia hiburan yang mengumbar kemolekan tubuhnya demi uang dan ketenaran. Tindakan bergonta-ganti pasangan dan selingkuh juga telah menjadi pokok berita di infotainment.
 

ieyas blog Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal